Transvision dan Advance Digitals Hadirkan Pengalaman Hiburan Canggih

Advance X CubMu. (Ist/Transvision)

Seiring dengan pesatnya perkembangan layanan streaming overthetop (OTT), Smart TV kini telah menjadi perangkat utama di banyak rumah tangga Indonesia. Pengguna kini dapat menikmati konten streaming langsung di layar lebar tanpa memerlukan set-top box tambahan.

Transvision sebagai operator TV berbayar yang telah memiliki produk unggulan seperti Transvision Satellite, Transvision Nusantara, dan Xstream Box, juga memiliki produk CubMu yang merupakan platform streaming inovatif yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

CubMu menawarkan lebih dari sekadar tontonan biasa, memiliki streaming +80 Live TV channel kualitas HD, +1.000 VOD dan fitur Catch-up TV, CubMu menghadirkan beragam pilihan konten eksklusif Transmedia, channel TV nasional, konten premium lokal dan internasional serta produksi inhouse Transvision yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga Indonesia.

Menjawab kebutuhan hiburan yang semakin tinggi, Transvision menjalin kerja sama strategis dengan Advance Digitals, salah satu produsen teknologi terkemuka di Indonesia. Kolaborasi ini diluncurkan secara resmi pada 17 Oktober 2024 di kantor Advance Digitals, Mall of Indonesia oleh Brando Tengdom, Direktur Marketing & Sales Transvision, dan Teddy Tjan, Presiden Direktur Advance Digitals.

Sebagai perusahaan dalam negeri yang memproduksi piranti elektronik berbasis teknologi informasi dan komputasi, Advance Digitals menawarkan produk-produk dengan kualitas terbaik dan teknologi canggih namun ekonomis dari sisi harga. Memiliki berbagai pilihan produk seperti Smart TV, speakerportable speaker, MP4 player, dan komputer supporting. Menjadi establish brand, Advance Digitals juga dilengkapi dengan keberadaan dealer produk di hampir seluruh pelosok daerah.

Kolaborasi ini memberikan penawaran spesial kepada pelanggan, setiap pembelian Advance Digitals Smart TV akan dilengkapi dengan layanan streaming paket CubMu Premium yang bisa disaksikan di layar lebar. Advance Digitals Smart TV kini dapat ditemukan di gerai elektronik terdekat di berbagai kota di Indonesia, dengan harga yang terjangkau mulai dari satu jutaan.

“CubMu hadir dengan kekuatan channel dan konten Transmedia seperti Lapor Pak, Arisan, Bioskop TransTV, film-film blockbuster Indonesia dan banyak lagi ragam genre lainnya mulai dari hiburan, komedi, olahraga hingga anime serta channel TV nasional lengkap, dengan mudah bisa di akses kapan saja dan di mana saja melalui mobile phonewebsite dan Smart TV. Sedangkan Advance Digitals memperkaya pengalaman menonton dengan layar lebar berkualitas tinggi. Ini adalah sinergi yang kuat untuk menghadirkan hiburan yang berbeda bagi seluruh Masyarakat Indonesia,” ujar Brando Tengdom, selaku Direksi Marketing & Sales Transvision.

Sementara itu Presiden Direktur Advance Digitals, Teddy Tjan, menyatakan, “Kami sangat antusias dengan kolaborasi ini. Melalui teknologi Smart TV, kami membawa hiburan terbaik langsung ke ruang keluarga. Dengan berbagai pilihan ukuran mulai dari 24 hingga 55 inci, Advance Digitals Smart TV memastikan pengalaman menonton yang memanjakan mata dan penuh kepuasan bagi pengguna kami.”

CubMu dan Advance Digitals berkomitmen menghadirkan pengalaman hiburan berkualitas tinggi yang bisa dinikmati seluruh keluarga Indonesia. Dapatkan Smart TV berkualitas tinggi dengan fitur lengkap dan hiburan premium dari CubMu – hanya dengan Advance Digitals Smart TV di dealer terdekatmu! Informasi lebih lanjut terkait CubMu dan Advance Digitals dapat melalui www.cubmu.com dan www.advance.id

https://basunews.com/

BUMN Kini Lebih Sangar di Pasar Global

Logo Kementerian BUMN. (Tangkapan Layar Youtube Kementerian BUMN)

Strategi restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipilih pemerintah dalam lima tahun terakhir membuka pintu bagi perusahaan pelat merah berlaga di pasar global. Sebagaimana diketahui sejak 2019-2024 telah lahir holding-holding baru dan juga perusahaan hasil penggabungan beberapa BUMN maupun anak usahanya.

Dari segi aset, BUMN per Desember 2023 tercatat memiliki portofolio sekitar US$680 miliar atau Rp10.400 triliun.

Nilai aset itu disebut melampaui BUMN asal Singapura, Temasek Holdings Limited. Mengutip laman resmi Temasek, perusahaan investasi ini tercatat memiliki nilai portofolio bersih yang mencakup investasi, aset, dan liabilitas sebesar US$382 miliar pada 2023.

Bila dirinci, sejumlah BUMN memang mencatat pertumbuhan aset signifikan seiring dengan langkah pemerintah membentuk holding dan merger perusahaan-perusahaan yang memiliki bisnis serupa.

Dalam jurnal yang diterbitkan Asian Development Bank (ADB), pengelompokan dan konsolidasi yang berkelanjutan dapat membantu mengurangi jumlah keseluruhan BUMN dan memungkinkan BUMN memiliki kinerja yang lebih baik.

Pasalnya hal tersebut memungkinkan BUMN yang berkinerja lebih baik untuk mengambil alih aset BUMN yang berkinerja buruk. “Konsolidasi harus bertujuan untuk menciptakan perusahaan yang layak,” demikian mengutip “Unlocking The Economic and Sosial Value of Indonesia’s State-Owned Enterprises” dari ADB, Jumat (11/10/2024).

Lebih lanjut ADB menyebut bahwa kebijakan klasterisasi dan holdingisasi dapat memberikan manfaat bagi BUMN selama perusahaan induk memiliki mandat yang jelas dan transparan. “Ada banyak kasus di mana BUMN tidak layak dan harus ditutup. BUMN ini cenderung kecil, memberikan sedikit nilai ekonomi atau sosial, dan aset mereka harus dilikuidasi dan ditransfer ke perusahaan yang lebih kompetitif,” tulis ADB.

Sebagaimana diketahui, pada 2023 Kementerian BUMN menutup 7 perusahaan pelat merah “zombie”. Pasalnya ketujuh entitas ini sudah lama tidak beroperasi dan tidak produktif.

Bila dirinci, restrukturisasi BUMN melalui holdingisasi dan merger nyatanya telah melahirkan perusahaan-perusahaan berskala global. Kini, Indonesia memiliki operator bandara terbesar ke-5 di dunia usai kelahiran PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. InJourney Airports merupakan peleburan PT Angkasa Pura I atau AP I dan PT Angkasa Pura II atau AP II.

Begitu pula dengan penggabungan empat perusahaan pelabuhan milik BUMN pada 1 Oktober 2021 lalu, dan menyisakan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) sebagai entitas yang menerima penggabungan (surviving entity). Setelah merger, nama perusahaan hasil penggabungan menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.

Dengan adanya penggabungan ini, perusahaan tersebut memiliki nilai aset sebesar Rp112 triliun. Dengan total aset tersebut, Pelindo tercatat sebagai pelabuhan berskala global.

Lalu, juga ada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI yang merupakan hasil merger tiga anak usaha bank BUMN. Saat ini, 51,47% saham BSI dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggenggam masing-masing 23,24% dan 15,38%. Lalu pemerintah Indonesia memiliki satu lembar saham dwiwarna.

Di kancah global, pada September 2024 lalu BSI berada pada peringkat 9 bank syariah dunia dengan kapitalisasi pasar terbesar. BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia mencapai nilai kapitaliasi pasar US$9,15 miliar dolar berada di bawah Dubai Islamic Bank yang menduduki ranking 8 dengan nilai kapitalisasi pasar US$12,42 miliar dolar.

Kemudian PT PLN (Persero) resmi memiliki empat subholding, terdapat di dalamnya empat anak usaha PLN yang bergerak di sektornya masih-masing. Keempat subholding itu di antaranya adalah PLN Nusantara Power atau Generation Company 1 (Genco 1), PLN Indonesia Power atau Generation Company 2 (Genco 2), PLN Energi Primer Indonesia, dan PLN ICON Plus.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan dalam aksi korporasi tersebut perusahaan setidaknya memiliki dua Subholding yang akan berfokus pada sektor pembangkit, yakni PLN Indonesia Power (Genco 1) mengurusi kapasitas pembangkit sebesar 21 Giga Watt (GW), sementara PLN Nusantara Power (Genco 2) sebesar 18 GW.

“Dibandingkan dengan aset pembangkitan Genco-nya di Malaysia hanya sekitar 13 GW, jadi dua anak perusahaan ini adalah dua perusahaan Genco yang terbesar di Asia Tenggara,” ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Terkait holdingisasi BUMN ini ekonom senior Fauzi Ichsan menilai pertumbuhan bisnis BUMN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi juga ada beberapa isu seperti public service obligation, premi yang harus ditetapkan di bawah harga ekonomi, serta masalah legacy bahkan solvency.

“Dampak dari faktor-faktor ini, bisa dikurangi melalui efisiensi dan restrukturisasi yang dapat direalisasikan melalui holdingisasi,” katanya, dikutip Jumat (11/10/2024).

Terpisah, pengamat BUMN Sunarsip mengatakan bahwa merger dan holdingisasi membuat perusahaan pelat merah memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih efisien. Dalam hal ini, Indonesia membuka peluang untuk menambah daftar BUMN berskala global.

“Kalau holding dan merger berjalan sesuai ekspektasi, [BUMN] dapat menjadi ikon kita di dunia internasional,” katanya.

https://sanlorenzello.net/

Putin Beri Warning, Sebut Perang Rusia-NATO Bisa Pecah Gegara Ini

Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan mengenai pengembangan infrastruktur Timur Jauh Rusia di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, Rabu, 4 September 2024. (Vyacheslav Prokofyev, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)

Kantor Kepresidenan Rusia, Kremlin, kembali memberikan peringatan terbaru terkait kondisi peperangan di Ukraina. Hal ini terungkap dari pernyataan lembaga resmi itu kepada media pemerintah Rusia, TASS, Jumat (18/10/2024).

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan perjalanan ke markas besar Uni Eropa (UE) dan NATO di Brussels dalam upaya untuk menggalang dukungan bagi rencananya.

Pemimpin Ukraina berbicara dengan para pemimpin beberapa sekutu Eropa, termasuk Yunani dan Norwegia, yang menyetujui kesepakatan baru untuk menyediakan pelatihan pilot jet tempur, dan pasokan energi. Ia juga mengatakan bergabung dengan NATO tetap menjadi tujuan utama.

“Ukraina adalah negara demokrasi yang telah membuktikan bahwa ia dapat mempertahankan wilayah Euro-Atlantik dan cara hidup bersama kita,” tulisnya di media sosial.

“Selama beberapa dekade, Rusia telah menggunakan ketidakpastian geopolitik yang disebabkan oleh Ukraina yang tidak menjadi anggota NATO. Sekarang, fakta bahwa Ukraina segera diundang untuk bergabung dengan NATO akan menjadi penentu.”

Manuver Zelensky ini kemudian ditanggapi keras oleh Kremlin. Kantor Presiden Rusia Vladimir Putin itu mengatakan bahwa langkah Zelensky justru akan menciptakan perang besar antara negaranya dengan NATO.

“Rencana kemenangan Presiden Zelensky untuk membela negaranya dapat menyebabkan konflik langsung antara Rusia dan NATO,” ungkap Kremlin.

Diketahui, Rusia melancarkan serangan skala besar terhadap Ukraina Timur atau Donbass pada 24 Februari 2024. Moskow berupaya merebut wilayah itu dengan alasan diskriminasi rezim Kyiv terhadap wilayah itu, yang mayoritas dihuni etnis Rusia, serta niatan Ukraina untuk bergabung bersama aliansi pertahanan Barat, NATO.

Dalam perang ini, Ukraina terus mendapatkan sokongan persenjataan dan logistik dari NATO. Sejumlah negara NATO, yang juga ekonomi besar dunia seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, Prancis, dan Jerman, juga telah menjatuhkan sanksi bagi Rusia dengan harapan menggembosi anggaran perangnya.

Meski begitu, manuver ini ditanggapi Rusia dengan keras, salah satunya adalah dengan mengubah doktrin nuklir negara itu. Hal ini disebabkan banyaknya senjata asal negara NATO yang kemudian digunakan Ukraina untuk menyerang wilayah dalam Rusia, utamanya di Selatan seperti Kursk dan Belgorod.

Dalam doktrin baru yang dirubah, setiap agresi ke Rusia oleh negara non-nuklir dengan partisipasi atau dukungan negara nuklir dapat dianggap sebagai serangan bersama dan melewati ambang batas nuklir. Perubahan ini pun berlaku untuk serangan Ukraina yang, misalnya, menembus Rusia dengan pasokan senjata dari NATO.

https://giteospeed.org/

Happy Weekend! IHSG Menguat 6 hari Beruntun Jelang Pelantikan Prabowo

Warga berjalan di dekat spanduk bertuliskan 'Selamat Bekerja Prabowo-Gibran' di Jakarta, Kamis (17/10/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri pekan ini dengan ditutup bergairah, di tengah banyaknya sentimen global pada hari ini mulai dari bank sentral Eropa yang memangkas suku bunga hingga data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Hingga akhir perdagangan Jumat (18/10/2024) hari ini, IHSG ditutup menguat 0,32% ke posisi 7.760,06. IHSG masih bertahan di level psikologis 7.700. Ini merupakan hari keenam secara beruntun IHSG mengalami penguatan.

Nilai transaksi indeks pada hari ini mencapai sekitar Rp 11,4 triliun dengan melibatkan 24,5 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,3 juta kali. Sebanyak 293 saham naik, 281 saham turun, dan 225 saham stagnan.

Secara sektoral, sektor properti dan konsumer primer menjadi penopang utama IHSG pada hari ini yakni masing-masing mencapai 1,51% dan 1,36%.

Sementara dari sisi saham, emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan emiten perbankan Himbara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjadi penopang terbesar IHSG pada hari ini yakni masing-masing 6,9 dan 5,4 indeks poin.

IHSG bergairah di tengah banyaknya sentimen global pada hari ini mulai dari bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) yang memangkas suku bunga acuannya hingga data tenaga kerja AS.

Semalam, ECB memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, menyatakan bahwa inflasi di Zona Euro semakin terkendali meskipun prospek ekonomi blok tersebut semakin memburuk.

Pemotongan suku bunga berturut-turut untuk pertama kalinya dalam 13 tahun ini menandai pergeseran fokus ECB dari upaya menurunkan inflasi ke perlindungan pertumbuhan ekonomi, yang tertinggal jauh di belakang Amerika Serikat selama dua tahun terakhir.

“Kami percaya proses disinflasi berjalan dengan baik dan semua informasi yang kami terima dalam lima minggu terakhir mengarah ke arah yang sama – lebih rendah,” kata Presiden ECB, Christine Lagarde dalam konferensi pers.

Lagarde tidak memberikan petunjuk tentang langkah-langkah selanjutnya, tetapi empat sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa pemangkasan keempat kemungkinan akan terjadi pada Desember kecuali jika data ekonomi atau inflasi berubah dalam beberapa minggu mendatang.

Sedangkan di AS semalam, data klaim pengangguran turun sebanyak 19.000 pada pekan yang berakhir 12 Oktober, menandai penurunan terbesar dalam tiga bulan setelah mencapai puncak tertinggi dalam 14 bulan pada pekan sebelumnya.

Total klaim turun menjadi 241.000, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 260.000. Penurunan ini terjadi setelah lonjakan klaim pada pekan sebelumnya, yang sebagian besar disebabkan oleh gangguan akibat Badai Helene dan Milton.

Meskipun terjadi penurunan, klaim tetap jauh lebih tinggi dari rata-rata yang terlihat awal tahun ini, mencerminkan pelemahan pasar tenaga kerja AS sejak mencapai puncaknya pasca pandemi.

https://kincirhembus.org/

Terungkap! Kebutuhan Dunia Akan Aluminium Saat Ini Capai 10 Juta Ton

Pabrik Aluminium PT Inalum. (CNBC Indonesia/ Pratama Guitarra)

PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang merupakan perusahaan patungan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengungkapkan bahwa kebutuhan dunia akan aluminium saat ini mencapai 10 juta ton per tahun.

Direktur Utama PT BAI Leonard M. Manurung menyatakan, hal itu disebabkan, hampir semua proyek konstruksi di dunia menggunakan aluminium sebagai bahan baku dasarnya.

“Kebutuhan dunia saat ini kurang lebih sekitar 10 juta ton aluminium. Kalau kita lihat sekarang memang hampir semua kebutuhan baik secara khusus untuk dikonstruksi ini banyak menggunakan aluminium. Kita tidak banyak lagi menggunakan kayu tetapi sebagai bahan penggantinya menggunakan aluminium,” jelas Leonard kepada CNBC Indonesia dalam program Mining Zone, dikutip Jumat (18/10/2024).

Tidak hanya untuk bahan konstruksi, Leonard bilang, aluminium juga dibutuhkan sebagai salah satu bahan untuk industri kabel, otomotif, hingga kebutuhan rumah tangga. Alasannya, aluminium memiliki sifat yang ringan, mudah ditempa, dan tahan karat.

“Termasuk juga industri untuk kabel, untuk industri otomotif, konstruksi lainnya dan industri-industri rumah tangga lainnya hampir semuanya menggunakan aluminium,” ungkap Leonard.

Menyusul melimpahnya permintaan akan aluminium dunia, Leonard menjelaskan, saat ini pihaknya tengah membangun fasilitas pengolahan bauksit menjadi alumina atau Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) fase 1 di Mempawah, Kalimantan Barat.

Kapasitas penuh produksi alumina di pabrik tersebut akan mencapai 1 juta ton per tahun yang ditargetkan akan terlaksana pada awal tahun 2025 mendatang.

Sebanyak 50% dari hasil produksi alumina SGAR tersebut akan dipasok untuk kebutuhan dalam negeri. Dia menyebutkan pihaknya akan mengirimkan setengah dari produksi alumina SGAR ke PT Inalum untuk diolah kembali menjadi aluminium. Sedangkan sisanya, akan dilakukan ekspor ke beberapa negara diantara Eropa dan China.

“Seiring dengan pengembangan smelter grade alumina ini, kita harapkan alumina ini harus bisa diserap 100% oleh PT Inalum tetapi secara bertahap sekarang 50% kita kirimkan ke Inalum dan 50% lagi akan kita kirimkan keluar, kita ekspor,” ujar Leonard.

Kebutuhan aluminium RI

Adapun, kebutuhan aluminium di Indonesia sendiri tercatat mencapai 1,2 juta per tahun. Leonard menyebutkan pengembangan SGAR miliknya itu bisa membantu pemenuhan produksi aluminium dalam negeri.

“Saat ini bagaimana kita ketahui bagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi, kebutuhan aluminium Indonesia kan 1,2 juta ton aluminium per tahun. Nah kemudian untuk mendapatkan aluminium itu kita membutuhkan alumina,” imbuh Leonard.

Dengan begitu, lanjutnya, pihaknya bersama dengan Antam dan Inalum membentuk sebuah ekosistem hilirisasi yang lengkap, mulai dari hulu hingga hilir dalam produksi bauksit menjadi aluminium.

“Jadi memang ini adalah hilirisasi lengkap di mana dari hulu itu dimiliki oleh Antam sebagai pemilik tambang bauksit, kemudian Antam berpatungan dengan Inalum sebagai off taker atau mengambil bahan alumina tersebut untuk diproduksi menjadi aluminium,” pungkasnya.

https://calling88.id/

Tren Media 2025 Menjadi Era Algoritma yang Mendorong Transformasi

Dentsu

Berdasarkan laporan Dentsu, diprediksi pada 2025 akan mengarah pada ekosistem media yang sepenuhnya dapat dijangkau, dapat dibeli, dan dapat dipertanggungjawabkan, menandai pergeseran ke dalam sebuah hal yang disebut dentsu sebagai “Era Algoritma Media.”

Chief Client Officer & Practice President, Dentsu Media APAC, Prerna Mehrotra mengatakan, Dentsu sangat antusias tentang apa yang disebut Era Algoritma. Dengan AI generatif dan personalisasi siap mendorong perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam cara merek/Brand berinteraksi dengan konsumen, menciptakan cara baru bagi merek untuk menarik perhatian konsumen dan membangun hubungan.

“Kami melihat media menjadi 100% dapat dijangkau, dapat dibeli, dan dapat dipertanggungjawabkan, menyoroti kebutuhan bagi pemasar untuk memikirkan media dengan cara yang baru. Merek harus membangun strategi Media ++ untuk menciptakan momen yang lebih berkesan dan personal, memanfaatkan ekonomi kreator, dan membangun ekosistem terhubung untuk mengidentifikasi ruang baru untuk pertumbuhan. Dalam edisi terbaru laporan Tren Media dentsu, kami mendalami 10 tren dan memberikan pertimbangan strategis bagi merek untuk memberikan dampak di era baru ini,” ungkap Prerna dalam keterangan resmi, Jumat (18/10/2024).

Ditambah lagi, Global Practice President, Media, Dentsu, Will Swayne, mengatakan integrasi cepat AI di seluruh rantai nilai media telah mengubah cara merek/Brand berinteraksi dengan konsumen, menandai awal dari Era Algoritma, dengan penciptaan nilai di dunia nyata bergerak melampaui eksperimen.

“Laporan 2025 adalah toolkit bagi merek yang ingin berkembang di era baru ini, menawarkan panduan strategis tentang memanfaatkan komunitas niche, televisi terhubung, dan media ritel tingkat lanjut,” rinci Swayne.

Menurut laporan Tren Media 2025, tema kunci yang diperkirakan akan mendorong industri ke depan meliputi:

1. AI Beralih dari Potensi ke Dampak Nyata

AI telah berkembang dari tren yang baru muncul menjadi kekuatan transformatif, menyatu dalam kehidupan sehari-hari dan merevolusi perencanaan media, pembuatan konten, dan interaksi konsumen. Momen mikro yang dihasilkan AI dan munculnya personalisasi dinamis membuka pintu baru bagi merek untuk membangun hubungan yang dalam dan bermakna dengan konsumen.

2. Storytelling Memecahkan Gelembung Algoritma

Minat unik dan fandom yang dalam menjadi aset yang tak ternilai bagi merek atau Brand yang ingin menonjol. Storytelling akan menjadi alat utama bagi merek untuk menavigasi ruang media yang semakin didorong oleh algoritma, menciptakan narasi yang berdampak di televisi terhubung dan platform digital.

3. Ritel Mengubah Media

Media ritel terus tumbuh dengan laju dua digit, menawarkan pengiklan akses ke data pembeli yang tiada tara. Dengan pemain kunci seperti Amazon, Walmart, di luar negeri dan bahkan industri keuangan yang memperluas kemampuan iklan mereka, perpaduan media ritel diperkirakan akan menjadi landasan strategi media.

4. Pencarian Kualitas

Seiring investasi media meningkat, begitu pula permintaan akan keterlibatan yang lebih berkualitas. Merek atau Brand harus memprioritaskan kemitraan strategis dan konten premium untuk menembus kebisingan, memastikan bahwa dana media mereka menghasilkan hasil segera dan ekuitas merek jangka panjang.

5. Masa Depan yang Tidak Merata

Saat teknologi dan kebiasaan konsumsi media berkembang secara tidak merata di berbagai wilayah, merek perlu mengadopsi strategi yang sangat lokal. Pembagian regulasi, ekonomi, dan teknologi sedang membentuk lanskap media global, dan merek harus siap untuk menavigasi kompleksitas ini.

Year of Impact/Tahun yang Berdampak adalah bacaan wajib bagi pemasar dan profesional media yang ingin mempersiapkan strategi mereka untuk masa depan dan memanfaatkan peluang yang muncul di tahun 2025.

Laporan Tren Media Dentsu 2025, berjudul Year of Impact/Tahun yang Berdampak. Edisi ini, yang disusun oleh spesialis dari unit bisnis dentsu, yakni Carat, dentsu X, dan iProspect, mengeksplorasi perubahan mendalam yang didorong oleh algoritma, kecerdasan buatan, dan dimensi baru keterlibatan konsumen, yang diperkirakan akan membentuk lanskap media di tahun mendatang.

Dengan lebih dari 40 halaman wawasan mendalam, laporan ini menggarisbawahi bagaimana /Brand dapat memanfaatkan lingkungan media baru ini untuk mendorong dampak nyata dan pertumbuhan.

https://newblog.space/

Harga Bitcoin Mendadak Terbang Gara-gara Ulah Hacker 25 Tahun

Bitcoin. (REUTERS/Benoit Tessier/Illustration/File Photo)

FBI menangkap seorang pria asal Alabama yang dituduh meretas akun X milik Securities and Exchange Commission (SEC) pada Januari lalu.

FBI menuduh pria 25 tahun bernama Eric Council Jr. itu bekerja sama dengan para konspirator untuk mengambil alih akun tersebut dan mengunggah pesan palsu dari Ketua SEC Gary Gensler tentang ETF Bitcoin.

Pesan tersebut kemudian menyebabkan harga Bitcoin melonjak lebih dari US$1.000 dalam waktu sesaat.

Untuk menjalankan skema ini, Council dituduh membuat ID palsu menggunakan informasi milik orang yang mengendalikan akun X milik SEC.

Ia kemudian menipu AT&T agar memberikan kartu SIM dengan nomor telepon korban dan memasangnya ke iPhone baru yang dibelinya.

Council akhirnya berhasil menguasai akun SEC menggunakan kode autentikasi pemulihan yang dikirim ke nomor tersebut, dan kemudian mengembalikan iPhone ke Apple Store tempat ia membelinya.

Para penyelidik juga menemukan ia melakukan beberapa pencarian yang meragukan dari komputer pribadinya.

“Dia kemudian melakukan pencarian di internet dengan kata kunci “peretasan SECGOV,” “tukar kartu SIM telegram,” “bagaimana saya bisa tahu pasti apakah saya sedang diselidiki oleh FBI,” dan “Apa saja tanda-tanda bahwa Anda sedang diselidiki oleh penegak hukum atau FBI meskipun Anda belum dihubungi oleh mereka,” kata mereka.

https://blog-terupdate.org/

Sri Mulyani Punya 3 Wamen, Pajak & Bea Cukai Tak Perlu Dipisah

Gedung Kementrian Keuangan Ditjen Pajak

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa buka suara mengenai buka suara mengenai pembentukan Badan Penerimaan Negara (BPN) di pemerintahan Prabowo Subianto. Ia membenarkan bahwa ada kemungkinan untuk tidak dibentuk.

“Ya saya kira dengan ada wakil menteri yang memang ditugaskan dalam penerimaan negara saya kira masih akan tetap begitu,” kata Suharso di kompleks Istana Negara, Jumat (18/10/2024).

“Ya saya kira begitu,” saat ditanya kepastian badan itu batal dibentuk.

Namun menurutnya mengenai kepastian pembentukan badan itu harus ditanyakan kepada menteri di Kabinet Prabowo.

“Nanti tanya sama menteri yang baru ya,” kata Suharso.

Diketahui nantinya posisi Menteri Keuangan akan didampingi 3 wakil menteri, yakni Suahasil Nazara, Thomas Djiwandono, dan Anggito Abimanyu.

Thomas seusai pertemuan dengan Prabowo pada Selasa, (15/10/2024) mengatakan mereka bertiga diberi tugas yang amat penting dan tanggung jawab yang cukup besar. Salah satu tugasnya adalah membantu Sri Mulyani.

“Kami adalah trio wamen dan tugas-tugas itu akan kami kerjakan sebaik mungkin,” kata Thomas dikutip Rabu, (16/10/2024).

Suahasil Nazara dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa tugas dari Wamenkeu adalah menjaga keuangan negara. Selain itu, kata dia, mereka diberi tugas mendorong investasi dan pembangunan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Sementara, Anggito mengatakan tugas tiga Wamenkeu adalah membantu Sri Mulyani dalam menjalankan tugasnya. Dia menyebut pesan dari Prabowo cukup banyak, salah satunya adalah mengoptimalisasi penerimaan negara.

Airlangga – Sri Mulyani Bungkam

Sayangnya saat ditanya kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga masuk sebagai bursa calon menteri Prabowo masih belum buka suara.

Sri Mulyani hanya tersenyum ketika ditanya, sedangkan Airlangga meminta tunggu pengumuman kabinet.

“Tunggu pengumuman besok, tunggu pengumuman kabinet,” katanya. Ia juga mengatakan ada 3 posisi wakil menteri yang membantu kerja Menteri Keuangan.

https://beritavip138.com/

Punya Pabrik Alumina Rp 14 Triliun, Begini Posisi RI di Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan injeksi bauksit perdana untuk proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) yang berlokasi di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada Selasa (24/09/2024). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Indonesia saat ini tengah membangun fasilitas pengolahan bauksit menjadi alumina atau Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) di Mempawah, Kalimantan Barat.

PT BAI sendiri merupakan perusahaan patungan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Nantinya proyek tersebut akan memproduksi alumina hingga 1 juta ton per tahun yang ditargetkan bisa terealisasi pada awal 2025 mendatang.

Lantas, dengan pembangunan pabrik tersebut apakah bisa membuat Indonesia menjadi ‘raja’ di dunia?

Direktur Utama PT BAI Leonard M. Manurung mengungkapkan, walau Indonesia sudah menuju proses hilirisasi bauksit menjadi alumina, namun Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 sebagai pemilik cadangan bahan baku aluminium terbesar di dunia.

“Kalau melihat dari keberadaan kita di dunia ini, saat ini kita termasuk yang memiliki cadangan nomor 6 di dunia. Tentunya pemain-pemain besar di dunia banyak dan kita sangat ketergantungan oleh industri lainnya, seperti untuk industri aluminium ini membutuhkan listrik yang cukup tinggi,” ungkap Leonard kepada CNBC Indonesia dalam program Mining Zone, dikutip Jumat (18/10/2024).

Dengan begitu, dia menilai RI untuk bisa menjadi ‘raja’ alumina dunia agak sulit untuk dicapai.

“Sehingga ini juga akan sangat sulit dan untuk industri alumina kita mempunyai bahan baku yang cukup. Artinya kalau dalam batasan sampai alumina dan dilanjutkan ke aluminium ini memang akan penuh tantangan,” ungkapnya.

Namun, Leonard mengatakan, hal itu tidak akan membuat pihaknya patah semangat untuk terus membangun industri hilirisasi bauksit menjadi alumina hingga aluminium di RI.

“Tetapi itulah yang menjadi harapan kita. Kita akan membangun dari hulu menengah sampai dengan ke hilirnya nanti,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa untuk membangun industri alumina hingga aluminium di Indonesia membutuhkan komitmen yang tinggi. Dia mengatakan pembangunannya harus melalui tantangan berat, salah satunya adalah pembiayaan yang merogoh kocek dalam.

“Tetapi untuk industri alumina ini memang membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Sehingga perlulah didorong agar para pengusaha untuk memasuki industri alumina dan tentunya kita harapkan juga industri hilirnya atau industri pabrik aluminium ini juga tetap harus didorong. Sehingga nantinya alumina kita ini bisa terserap di Indonesia ataupun di ekspor ke luar,” tandasnya.

Proyek Pabrik Alumina BAI

Leonard menjelaskan pihaknya sendiri saat ini tengah membangun fasilitas pengolahan bauksit menjadi alumina atau Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 di Mempawah, Kalimantan Barat.

Kapasitas penuh produksi alumina di pabrik tersebut akan mencapai 1 juta ton per tahun yang ditargetkan akan terlaksana pada awal tahun 2025 mendatang.

Sebanyak 50% dari hasil produksi alumina SGAR tersebut akan dipasok untuk kebutuhan dalam negeri. Dia menyebutkan pihaknya akan mengirimkan setengah dari produksi alumina SGAR ke PT Inalum untuk diolah kembali menjadi aluminium.

Sedangkan sisanya, Leonard mengungkapkan alumina dari proyek dengan nilai investasi mencapai US$ 900 juta setara Rp 13,96 triliun (asumsi kurs Rp 15.517 per US$) tersebut akan diekspor.

“Seiring dengan pengembangan smelter grade alumina ini, kita harapkan alumina ini harus bisa diserap 100% oleh PT Inalum tetapi secara bertahap sekarang 50% kita kirimkan ke Inalum dan 50% lagi akan kita kirimkan keluar, kita ekspor,” ujar Leonard.

Dia mengatakan sisa produksi alumina SGAR yang belum terserap dalam negeri tersebut akan diekspor ke multi negara. Beberapa diantaranya adalah ke negara-negara di Eropa hingga dikirimkan ke China.

“Ekspornya ada beberapa negara masuk di Eropa dan juga dari China,” bebernya.

https://gogon.website/

Pasar RI Lagi Lesu, Penjualan Mobil China BYD Ikut Drop 30%

BYD Dolphin. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Penjualan mobil listrik asal China BYD di Indonesia ambles di September 2024. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan dari pabrikan ke diler atau wholesales ambles 30% dibanding bulan sebelumnya.

Wholesales BYD pada Agustus 2024 mencapai 2.940 unit, namun pada September menjadi 2075 unit. Angka tersebut mendekati penjualan di bulan Juli yang tercatat 1.925 unit.

Penjualan dari diler ke konsumen atau retail sales juga tengah jeblos meski tidak sebesar penurunan wholesales. Penjualan ritel BYD bulan lalu hanya 1.788 unit, turun 25% dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 2.389 unit.

Penjualan ritel BYD bulan lalu juga menjadi yang terendah selama pabrikan China itu berjualan di RI. Selama tiga bulan penjualan, angka September juga lebih rendah dibanding Juli yang menyentuh 2.047 unit

Secara umum, penjualan mobil di Indonesia bulan September 2024 kembali mengalami penurunan. Penjualan dari pabrik ke diler (wholesales) pada bulan lalu hanya 72.667 unit.

Pencapaian ini turun 4,8% dari bulan Agustus yang terjual sebanyak 76.304 unit. Wholesales bulan lalu juga menjadi yang terendah dalam empat bulan terakhir.

Sementara itu dari sisi penjualan diler ke konsumen atau retail sales juga tengah menurun, yakni 72.366 unit pada September 2024, turun lebih dalam yakni 5,8% atau dari 76.808 unit pada bulan Agustus 2024 silam.

“Memang BYD ini baru terdokumentasi secara resmi di Gaikindo itu Juli kalau nggak salah, dan kita baru laporkan dua kali sekitar 2.300-2.600-an. Itu konsisten stabil. Tapi kalau bulan lalu pertama mungkin secara market (nasional) saya dengar cukup drop. Tapi kita masih kalkulasi. Secara demand, banyak perbedaan dan faktor memengaruhi. Supply, kalau ditanya soal yang dikirim ke konsumen,” katanya di Summarecon Mall Bekasi, Senin (7/10/2024).

https://goldkas.com/